3 METODE PENGUKURAN VOLUME
Didalam ilmu teknik sipil , kita perlu mengetahui bahwa dalam pekerjaan pengukuran volume perlu dilakukan seteliti mungkin,
Nah, ketelitian tersebut berasal dari metode atau cara kita melakukan pengukuran, serta ketidak telitian berasal dari hal hal:
- faktor penyusutan tanah
- faktor kesalahan perhitungan
- faktor bentuk areal (dalam hal ini bentuk areal persegi, ataupun segi banyak ) yang dapat menyulitkan kita menggunakan metode yang cocok.
Jika pada areal berbentuk persegi ada 3 cara dalam pengukuran volume
1, METODE PERSISI
Metode ini adalah metode yang biasanya di gunakan untuk pengukuran eksplorasi tambang,
jika diketahui
T.A1= 10,550 T.B1=10,510
T.A2= 10,560 T.B2=10,520
T.A3= 10,570 T.B3=10,530
T.A4= 10,540 T.B4=10,580
T, rencana = 12,000
dan jarak A1-A2=4 m, A2-A3=4 m, A1-B1=6 m
Naikan volume sebesar 10% dari vol yang di dapat.
peny:
vol I = luas*T.rata-rata
luas=4*6=24 meter persegi
t.rata=(A1+A2+B1+B2)/4
=5,860:4=1,465
=24*1,465=35,16 m kubik
vol II = luas*T.rata-rata
luas =24 m persegi
t.rata= (A2+A3+B2+B3)/4
= 24*1,455=34,92 m kubik
vol III = luas*T.rata-rata
luas=24 M persegi
t.rata= (A3+A4+B3+B4)/4
=24*1,445=34,68 m kubik
vol tot= 35,16+34,92+34,68
= 104,76
104,76 dari 10%= 10,476
104,76+10,476= 115,236
kESIMPULAN:
setiap titik memiliki kalian kelipatan pemakaian sehingga ketelitian perhitungan lebih baik.@